Sabtu, 02 Oktober 2010

Alam Gaib

STANDAR KOMPETENSI
Akidah
1. Meningkatkan keimanan kepada hari akhir dan alam gaib yang masih berhubungan dengan hari akhir

KOMPETENSI DASAR
1.1. Menjelaskan pengertian beriman kepada hari akhir
1.2. Menunjukkan bukti kebenaran akan terjadinya hari akhir
1.3. Menjelaskan berbagai tanda dan peristiwa yang berhubungan dengan hari akhir
1.4. Menjelaskan macam-macam alam gaib yang berhubungan dengan hari akhir
1.5. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap hari akhir


A. PENGERTIAN ALAM GAIB
Sebenarnya alam dapat dibagi menjadi dua. Pertama, alam yang tampak {konkrit} atau alam dunia ini.Kedua alam yang tidak tampak, yaitu alam gaib. Alam gaib {abstrk} adalah alam yang tidak tampak dilihat oleh panca indra manusia.
Bukankah setiap yang tidak dapat dilihat itu belum tentu tdak ada?
Kita justru bernafas menghirup oksigen {O2}, yang tidak tampak wujudnya seperti apa, tetapi pasti ada. Demikian juga aliran listrik yang tidak tampak, tetapi kita perlu yakin kabel
yang dialiri listrik pasti ada setrumnya. Begitu juga alam gaib setelah hari akhir pasti ada, hanya saja tidak tampak oleh indra kita.

B. MACAM-MACAM ALAM GAIB YANG BERHUBUNGAN DENGAN HARI AKHIR
Setelah manusia meninggal dunia ada beberapa peristiwa yang harus dijalani atau ditempuh oleh ruh semua orang yang meninggal, peristiwa-peristiwa tersebut meliputi :
1. Alam Barzah
2. Taumul Ba’ats
3. Alam Akherat / Alam Mahsyar
4. Hisab
5. Mizan
6. Surga dan neraka

C. PENGERTIAN ALAM BARZAH, ALAM AKHERAT/MAHSYAR, HISAB, MIZAN, SURGA DAN NERAKA
1. Alam Barzah
Barzah artinya sesuatu yang membatasi antara dua barang atau tempat. Jadi alam Barzah atau alam kubur adalah batas pemisah antara alam dunia dan alam akherat., atau alam yang pertama kali dimasuki oleh manusia yang meninggal sebelum hari kiamat.
Kehidupan di alam barzah ibarat tempat penantian. Di alam ini jasad manusia hancur dan kembali manjadi tanah, sedangkan ruh manusia tetap hidup. Semua ruh manusia berkumpul untuk persiapan untuk mamasuki kehidupan alam akherat.
Dalam mananti hari kiamat tersebut, ruh sudah bisa marasakan bagaimana nasibnya kalak. Orang yang ketika hidup di dunia banyak mengerjakan amal saleh, yamh bertaqwa kepada Allah, akan mendapat perlakuan yang menyenangkan dari malaikat dan ruhnya bagai berada di taman surga, serta ruh ini sudah bisa merasakan kenikmatan surga. Ia merasa tenang dan tenteram. Sebaliknya, bagi orang-orang yang ketika hidup di dunia lebih banyaj amal buruknya, maka ia bagai berada di emperan neraka.
Oleh karena itu, ia merasakan tersiksa ketika berada di alam baezah karena sudah merasakan siksaan neraka.
Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang artinya:
“ Sesungguhnya, apabila salah satu dari kamu meninggal dunia, tempat kembalinya akan diperlihatkan pada waktu pagi dan sore. Apabila ia penghuni surga, yang diperlihatkan adalah “kehidupan” para penghuni surga. Apabila ia penghuni neraka, yang diperlihatkan adalah “kehidupan di neraka”.Kemudian dikatakan kepadanya, :inilah tempat kembalimu, sampai Allah mengirim kamu ka sana pada hari kiamat “{HR. Bukhari dan Muslim} akherat, maka akan turun malaikat dari langit, berwajah putih bagaikan matahari, membawa kafan dari kafan surga, dan wewangian pengawet kerusakan. Kemudian mereka akan duduk dan datanglah malaikat maut mendatanginya. Malaikat duduk di dekat kepalanya seraya berkata, “Wahai ruh yang baik, keluarlah menuju ampunan kepada Allah dan keridhaan –Nya”. Maka ruh itu keluar bagaikan mengalirkan air dari tempat minum. Adapun orang yang kafir, ketika akan meninggal, datanglah malaikat berwujud hitam, seraya berkata,” Hai jiwa yang jahat, keluarlah engkau ke arah murka Allah.” Kemudian dicabutlah ruh mereka dengan kasar.
Dalam hadis lain Rasulullah SAW juga menjelaskan, yang artimya sebagai berikut
“Adapun hamba yang mukmin, apabila telah putus dari dunia untuk mendatangi
Ruh orang kafir, munafik, musyrik, dan pendosa besar sangat menyesal ketika berada di alam Barzah. Mereka memohon kepada Allah agar dikembalikan ke dunia dan berjanji akan bertaubat. Tentu permohonan mereka ditolak oleh Allah. Allah SWT berfirman :
•                            
Artinya: ”Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu hingga apabila kematian datang kepada seseorang dari mereka, dia berkata, :ya, Tuhanku kembalikan aku {ke dunia}, agar
Aku berbuat amal yang saleh terhadap apa yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak , sesungguhnya itu hanya perkataan yang diucapkannya saja, dan dihadapan mereka barzah sampai mereka dibangkitkan”. {QS.Al Mu’minun: 99 – 100}

2.Yaumul Ba’ats
Awal dari yaumul akhir adalah Yaumul Ba’ats, yaitu hari bangkitnya manusia dari
Alam kubur. Ada manusia yang menyangsikan akan adanya hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur. Keraguan manusia tentang hal itu dijelaskan Allah dalam firman-Nya sebagai berikut :
         
Artinya : Dan mereka bersumpah dengan {nama} Allah, dengan sumpah yang sungguh-sungguh, “Allah tidak akan membangkitkan orang yang mati....” {QS.An-Nahl :38}
Sumpah mereka itu dibantah Allah SWT dalam firman-Nya berikut :
       ••   
Artinya :....tidak demikian {pasti Allah akan membangkitkannya}, sebagai suatu janji yang benar dari- Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. {QS.An-Nahl: 38}

3. Alam Mahsyar
Mahsyar artinya tempat berkumpul. Alam Mahsyar adalah hari dikumpulkannya manusia di padang Mahsyar setelah dibangkitkan dari alam kubur. Di padang Mahsyar inilah semua manusia yang pernah hidup di dunia dikumpulkan untuk menjalani pemeriksaan atas perhitungan amal yang telah dilakukan selama hidup di dunia. Keterangan mengenai hal diatas dinyatakan Allah SWT dalam Firman-Nya :

           

Artinya : “Dan kami kumpulkn mereka, maka kami tidak meninggalkan di antara mereka seorang pun {QS.Al-Kahfi : 47}
Padang Mahsyar adalah suatu tempat yang berupa padang pasir tandus, kering kerontang, sangat terik dan sangat luas. Dalam suatu hadis digambarkan bahwa orang-orang yang berada di Padang Mahsyar akan menderita kehausan, kelaparan, dan kepanasan luar biasa. Udara dan tanah yang diinjak sangat panas, karena jarak matahari hanya beberapa meter diatas kepala. Sementara itu, semua orang tidak ada yang memakai alas kaki. Di sana tidak ada tempat berteduh.
Dalam keadaan yang sangat susah tersebut manusia hanya bisa mengurusi dirinya sendiri. Mereka tidak peduli dengan orang lain, apakah itu anak, suami, isteri, ayah, ibu, paman, bibi, kakek-nenek, tetangga, sahabat, handai tolan. Masing-masing berusaha mengatasi kesulitan dan penderitaan diri sendiri. Setiap diri berkeluh kesah dan memohon kepada Allah agar meringankan penderitaan yang amat sangat tersebut. Bagi orang-orang yang beramal saleh ketika hidup di dunia, Allah akan memberikan pertolongan atau syafaat berupa rasa sejuk dan dipercepat segala urusannya. Sebaliknya, kepada orang-orang kafir, munafik, musyrik, dan ahli maksiat, Allah akan membiarkan saja.

Mengapa Allah mengumpulkan di Padang Mahsyar? Allah akan meminta pertanggung jawaban kepada manusia atas segala perbuatannya sewaktu hidup di dunia. Kalian harus ingat bahwa dunia adalah tempat menanam, sedangkan akherat adalah tempat memanen. Bila di dunia ini kita menanam amal saleh, maka di akherat kita akan menerima kebahagiaan. Nah, di Padang Mahsyar inilah Allah meminta semua manusia untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, langsung dihadapan Allah SWT. Manusia akan dihadapkan pada sidang pengadilan yang dipimpin oleh Yang Maha Adil dan sekaligus manusia harus menjelaskan untuk apa saja hidupnya di dunia dan apa saja yang telah mereka perbuat.

4.Hisab
Hisab artinya perhitungan Semua amal perbuatan manusia selama di dunia akan diperhitungkan dengan seadil-adilnya. Tidak ada yang ditambah dan tidak ada pula yang dikurangi. Semua sesuai dengan amal perbuatan manusia yang dicatat dalam buku {laporan}. Semua orang dapat mengetahui isi buku laporan ini, walaupun orang tersebut tidak dapat membaca. Allah berfirman dalam QS Al-Mujadalah ayat 6 yang menjelaskan tentang adanya hisab
                          
Artinya: “Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan {mencatat} amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha menyaksikan segala sesuatu”. {QS Al-Mujadalah: 6}
Masing-masing manusia mendapat buku laporan dan menerimanya dengan posisi yang berbeda. Ada yang menerima dari sebelah kanan, dan ada yang dari sebelah kiri. Ada yang menerima dengan wajah gembira dan ada pula yang menerima dengan wajah ketakutan. Allah berfirman dalam QS. Al-Insyiqaq ayat 7-13 :
•                •            •      • 
“Maka adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada keluarganya {yang sama-sama beriman} dengan gembira. Dan adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah belakang, maka dia akan berteriak, “Celakalah aku!” Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-menyala {neraka}. Sungguh dia dahulu {di dunia} bergembira di kalangan keluarganya {yang sama-sama kafir}”. {QS Al-Insyiqaq: 7-13}
Suasana pada waktu itu amat mencekam dan menakutkan, orang tldak mungkin lagi dapat berdusta atau membela diri. Semua anggota badan dan semua amal tampak hidup dan berbicara memberi kesaksian. Dari hasil perhitungan itulah ditentukan balasan dari amal perbuatan manusia, orang-orang tang selama hidupnya di dunia melakukan amal saleh akan mendapat balasan yang menyenamgkan di surga. Dan sebaliknya, orang yang berbuat kejahatan dan kemaksiatan serta yang tidak beriman akan mendapat balasan berupa azab di neraka.

5. Mizan
Mizan artinya timbangan. Seluruh amal manusia yang baik dan yang buruk
diperhitungkan secara rinci. Amal-amal itu diletakkan diatas timbangan atau neraca yang berupa keadilan, manakah yang lebih berat diantara perbuatan baik dan perbuatan buruknya.
Timbangan keadilan Allah memiliki ketepatan yang tidak mungkin meleset sedikitpun. Hasil dari penimbangan itu akan menentukan seseorang akan hidup bahagia di surga dengan penuh kenikmatan, atau hidup sengsara di neraka dengan penuh siksa dan derita. Firman Allah yang menjelaskan tentang mizan adalah QS. Al-Anbiya’ : 47
                      
“Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika {balasan itu} hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan {pahala}nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.

Di dalam QS. Al-Mu’minuun ayat 102-103 diterangkan
               •  
“Barang siapa yang berat timbangan {kebaikannya}, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan. Dan barang siapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri. Mereka kekal di dalam Neraka Jahanam, maka mereka dibakar api neraka dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.

6.Surga dan Neraka
Surga adalah tempat bagi orang-orang yang lkhlas beribadah, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Surga adalah suatu tempat di akherat yang berisi penuh dengan kesenangan, kegembiraan dan kenikmatan yang bersifat kekal. Kesenangan dan kegembiraan di surga tidak dapat dibandingkan dengan kesenangan di dunia Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang sewaktu hidup di dunia beriman dan bertaqwa kepada Allah dengan lkhlas.
Yang berhak memasuki surga adalah orang-orang yang timbangan kebaikannya lebih berat daripada perbuatan buruknya. Surga adalah tempat yang sangat indah, sebagaimana digambarkan Allah dalam QS. Muhammad ayat 15:
• •        •       •                •         •      
“Perumpamaan {penghuni} surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar {arak} yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring, dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang-orang yang kekal di dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya”. {QS.Muhammad 15}
Orang-orang yang saleh tampak berseri-seri tanda mereka bersuka cita. Mereka begitu puas atas apa yang telah mereka perbuat selama sidup di dunia. Allah telah membuktikan keadilan dan kasih sayang-Nya kepada hamba-Nya yang bertakwa
Kegembiraan orang-orang yang beriman dan bertakwa.di surga digambarkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Ghasyiyah ayat 8-16 :
        •              •   •       
“Banyak muka pada hari ini berseri-seri, merasa senang karena usahanya, dalam surga yang tinggi, tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna. Di dalamnya ada mata air yang mengalir, di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan, dan gelas-gelas yang terletak {di dekatnya}dan bantal-bantal sandaran yang tersusun, dan permadani yang terhampar”. {SQ. Al-Ghasyiyah: 8-16}

Neraka adalah suatu tempat yang sangat tidak menyenangkan dan diperuntukkan bagi orang-orang yang melanggar perintah Allah. Tidak ada rasa sakit yang melebihi rasa sakit karena siksa dalam neraka. Di neraka ini orang-orang kafir dan orang-orang yang perbuatan dosanya lebih banyak melebihi amal baiknya akan disiksa. Dari keterangan ayat-ayat Al-Qur’an, kita dapat membayangkan betapa menderitanya orang-orang yang hidup tersiksa di neraka. Firman Allah dalam QS. An-Nisa’ ayat 56:
•           •          
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha bijaksana”. {QS. An-Nisa’ : 56}
Dalam QS. Ibrahim ayat 16-17:
     •                    
“Dihadapannya adalah jahanam dan dia akan diberi minum dengan air nanah, diminumnya air nanah itu hampir dia tidak bisa menelannya dan datanglah {bahaya} maut kepadanya dari segala penjuru, tetapi dia tidak juga mati dan dihadapannya masih ada azab yang berat”. {QS. Ibrahim: 16-17}

C. DALIL YANG BERKAITAN DENGAN ALAM BARZAH, ALAM AKHIRAT, MAHSYAR, HISAB, MIZAN, SURGA DAN NERAKA

1} Allah berfirman dalam QS. Al-Kahfi ayat 47 tentang Alam Mahsyar :

           
“Dan Kami kumpulkan mereka {seluruh manusia}, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka”.{ QS.Al-Kahfi: 47}



2} Allah berfirman dalam QS. Al-Mujadalah ayat 6 tentang adanya Hisab :
                 
“Pada hari itu mereka semuanya dibangkitkan Allah , lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah menghitungnya {semua amal perbuatan itu}, meskipun mereka telah melupakannya......” {QS.Al-Mujadalah: 6}

3} Firman Allah dalan QS. Al-Qari’ah ayat 6-9 tentang Mizan :
•          •       
“Barang siapa yang timbangan kebaikannya lebih berat, maka ia pun akan berada dalam
Kehidupan yang memuaskan. Dan barang siapa yang timbangan kebajikannya sedikit, maka tempat kembalinya adalah neraka hawiyah”. {QS. Al-Qari’ah: 6-9}

4} Firman Allah dalam QS.Muhammad ayat 15 yang menjelaskan tentang Surga :
• •        •       •                •         •      
“Perumpamaan {penghuni} surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar {arak} yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring, dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang-orang yang kekal di dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya.” {QS.Muhammad: 15}

5} Firman Allah dalam QS. At-Tahrim ayat 6 yang menjelaskan tentang neraka :
        ••              
“Hai orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manuisa dan batu : penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” {QS. At-Tahrim: 6}

A. HIKMAH BERIMAN KEPADA ALAM GAIB YANG BERHUBUNGAN DENGAN HARI AKHIR
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Seseorang yang meyakini hari akhir akan senan
tiasa berperilaku baik dan meninggalkan perbuatan dosa, karena yakin bahwa setiap perbuatannya akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah.
2. Meningkatkan semangat belajar atau berkarya. Orang yang beriman kepada hari akhir akan belajar atau bekerja dengan tekun dan bersemangat. Mereka menyadari bahwa
belajar dan bekerja merupakan bekal hidup di dunia dan keselamatan di akherat.
3. Menghindari perbuatan yang tidak bermanfaat atau {sia-sia}. Orang yang meyakini ada
nya kebangkitan setelah mati akan berusaha untuk membuat setiap perilakunya bernilai
ibadah tidak sia-sia, srhingga ia akan meninggalkan perbuatan yang tidak bermanfaat. .
4. Mempererat persaudaraan. Orang yang meyakini adanya balasan di hari akhir, akan ber usaha berbuat baik terhadap sesama dan senantiasa memohon maaf jika melakukan kesalahan.
5. Menghindari perbuatan dosa , karena perbuatan dosa dapat menyengsarakan hidupnya di akherat.
6. Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, Orang yang beriman akan senantiasa memelihara kelestarian lingkungan dan menghindari semua tindakan yang dapat merusak lingkungan. Hal ini disebabkan ia yakin akan balasan di akherat, dan bahwa alam yang rusak akibatnya akan menimpa manusia itu sendiri.






Berilah tanda silang huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang paling tepat !

A. Pemahaman Konsep
1. Alam yang tampak dilihat panca indera manusia disebut ...
a. alam konkret c. alam abstrak
b. alam barzah d. alam rohani
2. Alam gaib adalah ...
a. alam konkret yang dapat dilihat oleh mata
b. alam yang yang tidak tampak (abstrak) oleh panca indera
c. alam penantian terminal manusia
d. alam dunia yang kita huni saat ini
3 Di bawah ini yang hukan termasuk alam gaib setelah hari akhi adalah .
a. mahsyar, mizan, dan hisab
b. mizan, yaumul ba’ats, surga dan neraka
c. alam ruh, alam arwah dan alam kandungan
d. yaumul mizan ,yaumul ba’ats, surga dan neraka
4. Balasan Allah AWT yang pertama kali diterima manusia setelah mati, adalah alam ..
a. yaumul ba’ats c. hisab
b. mizan d. barzah
5. Hari kebangkitan manusia dari alam kubur disebut ...
a. hisab c. mizan
b. yaumul ba’ats d. barzah
6. Hari perhitungan amal baik dan buruk manusia di dunia adalah ...
a. hisab c. mizan
b. yaumul ba’ats d. barzah
7. Alam barzah yang didiami setiap manusia adalah ...
a. sebelum ia lahir ke dunia c. setelah ia mati
b. setelah ia menjalani perhitungan amal d. setelah ia bangkit dari aalm kubur
8. Manusia menuju mahsyar setelah ...
a. menjalani mizan c. menjalani hisab
b. selesai hisab dan mizan d. bangkit dari alam kubur
9. Manusia dapat berusaha mencapai surga pada waktu ...
a. masih hidup di dunia c. hisab akan dilaksanakan
` b. bangkit dari alam kubur d. selesai hisab dan mizan
10. Dan jika (amalan itu) hanya sebsrat biji sawipun Kami mendatangkan (pahala) nya. pernyataan tersebut terdapat dalam Al-Qur’an ayat ...
a. Al-Qari’ah c. Al-Insyiqaq
b. Al-Anbiya’ d. At-Taubah
11. Sesungguhnya orang-orang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Pernyataan tersebut terdapat dalam Al-Qur’an surat ...
a. Muhammad: 15 c. An-Nisa’: 56
b. Ibrahim 16-17 d. Al-Baqarah: 177
12. Alam gaib yang berhubungan dengan hari akhir tersebut di bawah ini adalah ...
a. yaumul fashli c. alam dunia
b. yaumul ba’its d. mizan

13. Batas kehidupan dunia dan akherat disebut ...
a. kuburan c. hisab
c. mizan d. barzah
14. Pada saat dihisab orang-orang menerima laporan dalam posisi yang berbeda. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang maka dia ...
a. akan bahagia c. mendapat nikmat
b. masuk neraka d. merasa puas
15. AlQari’ah maksud ayat ini adalah ...
a. Orang yang berat timbangan amal kebaikannya dalam kehidupan yang menyenangkan
b. Orang yang berat timbangan amal kebaikannya masuk surga
c. Orang yang berat timbangan amal kebaikananya dikasihi Allah
d. Orang yang berat timbangan amal kebaikananya mendapat pahala

B. Penerapan
16. Hidup ini tidak kekal. Setelah kematian ada masa penantian di alam barzah, ada balasan pertama setelah hidup, yang kita lakukan adalah ....
a. menikmati hidup yang sementara
b. bersedih hati karena hidup hanya sementara
c. memperbanyak amal sholeh
d. memperbanyak harta
17. Ketika ada orang yang berpendapat bahwa setelah kematian, manusia akan hancur lebur dan tidak ada kehidupan lagi. Pendapatmu tentang hal tersebut adalah ....
a. mendukung pernyataan tersebut
b. kenyataan manusia yang sudah mati tidak dapat hidup lagi
c. perlu diberikan motivasi untuk mengubah pendapat tersebut
d. memberikan pengarahan bahwa mati hanya awal kehidupan yang hakiki
18. Semua amal perbuatan manusia selama di dunia akan dihisab dan simizan. Hal ini menunjukkan bahwa Allah ....
a. Maha kuasa atas apa yang Allah AWT kehendaki
b. Maha kuat untuk meng-hisab manusia
c. sangat adil untuk mempertanggung jawabkan perbuatan di dunia
d. tidak adil karena baik dan buruk sudah ditentukan Allah SWT
19. Alam gaib adalah alam abstrak yang tidak tampak dilihat oleh panca indera,. Logika unruk meyakinkan kita adalah ....
a. tidak setiap yang ridak tampak itu tidak ada, misalnya angin, setrum dan listrik
b. seuatu yang ada pasti harus tampak jelas
c. pokonya kita harus percaya, tidak ada alasan
d. itu semua rahasia Allah
20. Adanya surga dan neraka merupakan tempat balasan bagi orang yang taat dan ingkar kepada Allah SWT. Manusia sudah dipersilahkan untuk memilih keduanya, maka yang kamu lakukan adalah ...
a. melaksanakan perbuatan sekehendak kita
b. memperbanyak amal baik
c. memperbanyak amal buruk karena banyak temannya
d. surga dan neraka sudah kehendak Allah SWT

!!. Jawablah pertanyaan-petanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !
1. Apakah yang dimaksud alam barzah ?
Jawab: ____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________ _____________________________________________________________________ _____________________________________________________________________
1. Bagaimanakah kondisi manusia ketikan dihisab ?
Jawab: ___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________


2. Sebutkan macam-macam alam gaib yang berhubungan dengan hari akhir !
Jawab: ____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
3. Apa yang terjadi pada manusia ketika berada di alam barzah ?
Jawab: ____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
4. Tuliskan dalil naqli bahwa manusia yang telah mati akan hidup kembali !
Jawab: ____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________
____________________________________________________________________

0 komentar: